kuranggizi

all information you need!

Mengapa pria suka ciuman yang basah?

KOMPAS.com - Anda pernah mengalami si dia mencium dengan begitu berantakan, sehingga seluruh wajah Anda "basah kuyup" dibuatnya? Ternyata ada penjelasan biologis mengenai hal ini.

Sejumlah eksplorasi mengenai sesi ciuman, menyebutkan bahwa berciuman menyebabkan pelepasan hormon oxytocin dan kortisol, yang menciptakan perasaan dekat dan rileks. Kini para ilmuwan mulai mempertimbangkan bahwa hormon testosteron dalam air liur lah yang menyebabkan pasangan ingin segera menyingkap pakaian dan bergegas ke sesi bercinta.

Betul, testosteron lah yang harus disalahkan dalam hal ini.

Menurut Helen Fisher, anthropolog dari Rutgers University, mengatakan bahwa testosteron dalam liur adalah penyebab pria senang mengulum bibir pasangannya dengan acak-acakan. Secara tidak sadar mereka sebenarnya sedang mencoba untuk mentransfer testosteron yang selanjutnya mendorong gairah seks pada pasangannya.

Anda perlu hati-hati jika si dia mulai melancarkan serangan wet kisses seperti ini. Tanpa Anda sadari, Anda segera terperangkap di dalam jebakan Batman-nya ini, dan bahasa tubuh Anda langsung memberikan sinyal bahwa Anda mengharapkan "sesi" selanjutnya. Namun, ada pula wanita yang tak cukup peka dengan ciuman seperti ini, dan malah merasa jijik dengan atraksi pasangannya.

Oleh karena itu, Fisher melanjutkan, melalui ciumannya ini pria juga sedang menilai apakah wanita tersebut cukup "hot" di atas ranjang atau tidak. Sebaiknya, wanita yang tidak menyukai gaya berciuman yang melibatkan banyak liur ini kemungkinan besar justru akan kehilangan gairah dan tak mau melanjutkan hubungan lagi.

Dalam suatu jajak pendapat yang dibuatnya, tambah Fisher, hampir 60 persen pria dan 70 persen wanita yang mengatakan ciuman pertama yang "basah" seperti ini mengancam hubungan selanjutnya.

Bagaimana dengan Anda?


Selengkapnya...

KOMPAS.com — Remaja pria hingga usia 12 tahun di Inggris akan dibagikan kartu kondom yang dapat ditukarkan dengan alat kontrasepsi itu secara gratis tanpa sepengetahuan orangtua mereka. Skema pembagian kondom yang ditunjang pajak publik itu memungkinkan kalangan remaja mendapatkan kondom secara gratis dari lokasi pangkas rambut, stadion sepak bola, atau pusat kebugaran hanya dengan menunjukkan kartu plastik yang dikenal dengan sebutan condom cards.

Pemerintah Inggris berpendapat, kartu kondom ini dapat berperan menekan angka kehamilan di kalangan remaja selain untuk mencegah penularan penyakit melalui hubungan seks. Pemerintah Inggris juga berpendapat, skema itu memotivasi remaja pria bersikap lebih bertanggung jawab dengan alat kontrasepsi gratis tersebut.


Condom card biasanya diberikan secara gratis bagi mereka yang berusia 13 hingga 20 tahun. Namun, kartu tersebut dapat dibagikan kepada mereka yang berusia lebih muda dari batasan usia tersebut apabila telah aktif berhubungan seks.

Namun, beberapa keluarga berpendapat, skema tersebut akan mendorong remaja pria aktif berhubungan seks pada usia lebih dini. Angka kehamilan di Inggris tergolong tertinggi di Eropa. Walaupun angka kehamilan itu cenderung menurun, Pemerintah Inggris masih belum berhasil memenuhi janjinya untuk mengurangi kehamilan di bawah usia 18 tahun.

Beberapa versi condom cards (CCard) telah digunakan oleh beberapa pemerintah setempat Inggris. Skema C-Card telah dijalankan di Reading, Bath, Brighton, Essex, Bradford, Cambridgeshire, serta Kent. Petunjuk skema itu dipersiapkan oleh Departemen Urusan Anak-anak, ,Sekolah dan Keluarga Inggris.

Pemerintah Inggris ingin memperluas skema itu secara nasional dan meminta badan sosial untuk urusan kesehatan seks Brook menyusun petunjuk skema bagi kepala dinas kesehatan wilayah. Salah satu juru bicara Brook menerangkan, CCards telah menurunkan tingkat kehamilan remaja di Inggris dalam satu dasawarsa terakhir.

"Kami paham apabila sebagian besar remaja usia 16 tahun belum berhubungan badan tetapi skema ini memberikan mereka akses untuk melakukannya dengan aman jika mereka telah siap berhubungan seks," ujar juru bicara yang tidak disebutkan jati dirinya itu.

Kartu tersebut dilengkapi dengan kode nomor dan tanggal masa berlaku tanpa mencantumkan data pribadi. Untuk mendapatkan kartu tersebut, remaja pria diwajibkan mengikuti sesi pendidikan seks di bawah bimbingan pekerja dinas kesehatan di sebuah klinik atau pusat perhimpunan pemuda. Untuk mengikuti pendidikan ini, remaja tersebut tidak diwajibkan menyebutkan identitas seperti nama, sekolah, orangtua, maupun pengalaman mereka berhubungan seks.

Perkembangan skema C-Cards telah menimbulkan keprihatinan di kalangan keluarga yang berpendapat bahwa skema itu akan mengirim pesan keliru terhadap remaja pria tentang hubungan seks pada usia dini. Suara keprihatinan di antaranya disampaikan oleh pendiri Comment on Reproductive Ethics, Josephine Quintavalle.

"Inggris hanya memfasilitasi dan memotivasi seks tanpa memberikan pemahaman lebih mendalam tentang unsur emosi dalam menjalin hubungan. Dulu, Inggris sibuk meributkan seks di kalangan remaja usia 18 tahun tetapi kali ini masalahnya menjadi lebih buruk lagi dengan kenyataan hubungan seks hingga di kalangan mereka yang berusia 13 tahun," keluh Josephine Quintavalle.


sumber

Selengkapnya...

Antara Wanita, Pornografi, dan Kegelisahannya

BANYAK pendukung pornografi mengklaim pornografi versi modern lebih memberi kebebasan pada wanita. Di dalamnya, wanita disediakan sebuah arena yang lebih terbuka untuk mengekspresikan seksualitas mereka.

Lalu, jika memang itu kenyataannya, mengapa banyak wanita masih merasa gelisah dengan keberadaan film porno?

Di bawah ini, beberapa catatan penting seputar alasan di balik kegelisahan wanita. Untuk Anda para pria, juga ada beberapa saran bagaimana menghilangkan kegelisahan pasangan terhadap pornografi. Berikut seperti dilansir Askmen:


Merasa tidak seksi

Di film porno, pemeran wanita di dalamnya punya bentuk fisik dengan standar sama, yakni tubuh sintal, payudara besar, bokong padat, dan sebagainya. Singkatnya, mereka tipe wanita yang bisa membakar birahi kaum pria.

Padahal, di luar industri film porno, tidak semua wanita punya bentuk tubuh demikian. Karenanya, wanita merasa gelisah dengan apa yang dilihatnya. Dia khawatir, wanita seksi adalah bertubuh idaman seperti ditunjukkan di film porno.

Lihatlah para pria, pasangan Anda jauh lebih seksi dari wanita yang di film porno itu! Dia telah menemani Anda di tahun-tahun pernikahan yang berat dan mendidik anak-anak dengan begitu baik.

Anda harus meyakinkan bahwa dia seksi dan Anda menginginkannya. Katakan, "Bokong dan pinggulmu sangat seksi, membuatku bergairah." Belikan untuknya lingerie apik dan bercintalah dengannya.

Hanya dianggap sebagai budak seks

Kegelisahan pasangan terhadap film porno kemungkinan karena film ini cenderung menunjukkan wanita sebagai pihak yang pasrah dan harus menuruti keinginan seks pria. Dia percaya dengan menonton dan menikmati film porno, Anda akan bersikap sama terhadapnya. Dia khawatir Anda akan memperlakukannya sebagai budak seks semata.

Tak cukup memberi pengertian bahwa apa yang dilihatnya hanyalah fantasi seks dan jauh dari kenyataan. Rencanakan satu malam untuk menjadi pelayannya. Masak atau pesankan makanan favorit, berikan pijatan, dan biarkan dia nikmati pelayanan Anda.

Hal tersebut untuk menunjukkan padanya, Anda tidak beranggapan bahwa keberadaan wanita di bawah pria.

Hilang rasa percaya dirinya

Ada sebagian pria di luar sana yang membutuhkan film porno untuk membangkitkan libido, bahkan untuk ejakulasi. Dengan itu, Anda telah menghilangkan rasa percaya diri atas kemampuan seksualitasnya.

Jika Anda mengandalkan film porno karena tak mampu tampil atraktif dengan pasangan, jangan libatkan diri Anda pada kebiasaan ini semakin jauh. Seperti banyaknya ikan di dalam lautan, ada banyak jalan pula untuk Anda keluar dari masalah ini, misalnya konsultasi dan terapi ke seksolog.

Terlalu gila

Anda begitu menikmati film porno hard-core yang mempertontonkan anal seks dan korban pemujaan. Saat pasangan menginginkan teknik missionary dengan kondisi lampu kamar tidur menyala, tak heran jika kemudian ide ini membuatnya tidak nyaman.

Dia akan berpikir, kalau Anda nyaman dengan tontonan itu, mengapa tak melakukannya dengan wanita lain yang bisa mewujudkan fantasi seks Anda.

Dengan sedikit pemahaman dan taktik, Anda tidak hanya dapat mengurangi ketidaknyamanan pasangan terhadap film porno, tapi juga membuatnya lebih terbuka dan mau berpetualang di ranjang. Kuncinya, bagaimana Anda mampu mengendalikan situasi.

sumber: Here!
Selengkapnya...